Senin, 04 November 2013

Sejarah singkat SMK-SMTI bandar Lampung





Sekolah Menengah Kejuruan (SMK-SMTI) Bandar Lampung adalah salah satu dari sembilan SMK SMTI/SMAK yang bernaung dibawah Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri (Pusdiklat Industri) Kementerian Perindustrian RI. Didirikan oleh Dinas Perindustrian Rakyat Propinsi Lampung berdasarkan SK No. 217/D/1968 dengan nama Sekolah Perindustrian Menengah Atas (SPdMA) Tanjungkarang. Berdasarkan SK Gubernur No. 5/G/TU/68 diubah menjadi Sekolah Teknik Industri dan Kerajinan  Menengah Atas (STIKMA) dan berdasarkan SK Gubernur No. 6/SS/TU/1968 diubah menjadi Sekolah Teknologi Menengah Atas (STMA) Tanjungkarang . Akhirnya berdasarkan SK Menteri Perindustrian RI No. 235/M/SK/6/1985 tanggal 24 Juni 1985 diubah menjadi Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Tanjungkarang, dan pada tahun 2011 diubah menjadi SMK SMTI Bandar Lampung.
Sejak berdirinya tahun 1968 SMK-SMTI Bandar Lampung  sudah berperan selama 45 tahun dengan tugas menyiapkan Sumber Daya Manusia yang berkompeten dibidang kimia Teknologi Industri sehingga mampu menunjang pertumbuhan serta perkembangan industri di Sumatera khususnya dan Indonesia umumnya dengan jumlah alumni sampai tahun pelajaran 2012/2013 adalah lebih dari 3500 orang.
Untuk mengikuti pesatnya perkembangan industri dan teknologi pada saat ini, maka SMK-SMTI Bandar Lampung ikut mempersiapkan diri dan berusaha meningkatkan mutu terutama dibidang sumber daya manusia, industri tingkat menengah yang mampu menunjang pertumbuhan dan perkembangan industri dengan memanfaatkan serta mengembangkan segala potensi sumber daya alam yang ada untuk digunakan dalam  proses industri kimia baik secara teoritis maupun aplikatif sehingga dapat dimanfaatkan dalam menangani kegiatan industri kimia, melaksanakan prosedur laboratorium kimia, mengelola limbah industri kimia dan berjiwa wirausaha dalam bidang industri kecil kimia untuk meningkatkan nilai tambah dalam menumbuh kembangkan industri serta dapat meningkatkan pendapatan negara.
Seiring dengan perkembangan tersebut, SMK-SMTI Bandar Lampung juga telah melakukan evaluasi diri guna mewujudkan kemandirian antara lain dengan cara mengkaji berbagai komponen seperti kurikulum dan pembelajaran, administrasi dan manajemen, organisasi dan kelembagaan, sarana dan prasarana, ketenagaan, pembiayaan dan pendanaan, peserta didik, peran serta masyarakat serta lingkungan budaya program keahlian. Sebagai wujud nyata pengembangan diri tersebut maka sejak tahun pelajaran 2006/2007 SMK-SMTI Bandar Lampung menyesuaikan 2 program keahliannya dari program keahlian lama yaitu Program Teknologi Agro Industri menjadi Program Keahlian Kimia Industri dan Program Keahlian Pengendalian Mutu Kimia menjadi Program Keahlian Kimia Analis. Dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan diperlukan rencana strategik antara lain melalui penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 yang telah dicanangkan bagi seluruh guru, karyawan dan siswa SMK-SMTI Bandar Lampung sejak tanggal 10 September 2007.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar